Daftar Standar Obat - 2013

Upaya-upaya yang dilakukan YKKBI dalam meningkatkan pelayanan terhadap penerima Tunjangan Kesehatan Hari Tua (TKHT), tidak hanya dari sudut pandang pembiayaan saja. YKKBI juga sangat memperhatikan keamanan, efektifitas dan mutu pengobatan bagi Penerima TKHT dengan cara menerapkan pengobatan secara rasional/ penggunaan obat secara rasional (POR). Salah satu bagian dalam pelaksanan POR tersebut dengan melakukan penyusunan Daftar Standar Obat tahun 2013(DSO-YKKBI).

DSO-YKKBI disusun dengan prinsip Penggunaan Obat Rasional (POR), diantaranya:

  1. Evidence Based Medicine (teruji);
  2. Mempunyai Risk-benefit ratio yang paling menguntungkan bagi pasien;
  3. Mutu terjamin, termasuk stabilitas dan bioavailabilitas;
  4. Sesuai dengan kebutuhan pasien;
  5. Biaya yang kompetitif (tapi tidak harus termurah);
  6. Obat-obat irasional, herbal dan food supplement tidak dimasukkan dalam DSO.

Hal-hal penting yang perlu dilaksanakan oleh YKKBI terkait POR secara berkelanjutan, yaitu:

  1. Melakukan revisi DSO secara berkala;
  2. Menggunakan nama generik (bukan nama dagang) dalam hal terdapat usulan penggunaan obat baru dalam DSO;
  3. Melakukan peningkatan sosialisasi informasi yang berkesinambungan mengenai POR kepada dokter langganan YKKBI ;
  4. Pengurangan jumlah copy drugs, me too drugs dan obat-obat yang efek terapinya sama ke batas yang wajar;
  5. Melakukan evaluasi dan umpan balik.

POR dapat terlaksana dengan baik jika terjalin komitmen terutama antara pihak-pihak terkait pengobatan seperti dokter/ unit layanan kesehatan, perusahaan farmasi dan tentu saja Penerima TKHT yaitu Pensiunan Bank Indonesia.